Surat Az-Zumar

Para Rombongan
makkah - 75 Ayat

Terjemahan dan tafsir bersumber dari Kementerian Agama Republik Indonesia.

تَنزِيلُ
ٱلْكِتَـٰبِ
مِنَ
ٱللَّهِ
ٱلْعَزِيزِ
ٱلْحَكِيمِ
١
Kitab (Alquran) ini diturunkan oleh Allah Yang Mahamulia, Mahabijaksana.

إِنَّآ
أَنزَلْنَآ
إِلَيْكَ
ٱلْكِتَـٰبَ
بِٱلْحَقِّ
فَٱعْبُدِ
ٱللَّهَ
مُخْلِصًۭا
لَّهُ
ٱلدِّينَ
٢
Sesungguhnya Kami menurunkan Kitab (Alquran) kepadamu (Muhammad) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan tulus ikhlas beragama kepada-Nya.

أَلَا
لِلَّهِ
ٱلدِّينُ
ٱلْخَالِصُ ۚ
وَٱلَّذِينَ
ٱتَّخَذُوا۟
مِن
دُونِهِۦٓ
أَوْلِيَآءَ
مَا
نَعْبُدُهُمْ
إِلَّا
لِيُقَرِّبُونَآ
إِلَى
ٱللَّهِ
زُلْفَىٰٓ
إِنَّ
ٱللَّهَ
يَحْكُمُ
بَيْنَهُمْ
فِى
مَا
هُمْ
فِيهِ
يَخْتَلِفُونَ ۗ
إِنَّ
ٱللَّهَ
لَا
يَهْدِى
مَنْ
هُوَ
كَـٰذِبٌۭ
كَفَّارٌۭ
٣
Ingatlah! Hanya milik Allah agama yang murni (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Dia (berkata), "Kami tidak menyembah mereka melainkan (berharap) agar mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya." Sungguh, Allah akan memberi putusan di antara mereka tentang apa yang mereka perselisihkan. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada pendusta dan orang yang sangat ingkar.

لَّوْ
أَرَادَ
ٱللَّهُ
أَن
يَتَّخِذَ
وَلَدًۭا
لَّٱصْطَفَىٰ
مِمَّا
يَخْلُقُ
مَا
يَشَآءُ ۚ
سُبْحَـٰنَهُۥ ۖ
هُوَ
ٱللَّهُ
ٱلْوَٰحِدُ
ٱلْقَهَّارُ
٤
Sekiranya Allah hendak mengambil anak, tentu Dia akan memilih apa yang Dia kehendaki dari apa yang telah diciptakan-Nya. Mahasuci Dia. Dialah Yang Maha Esa, Mahaperkasa.

خَلَقَ
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ
وَٱلْأَرْضَ
بِٱلْحَقِّ ۖ
يُكَوِّرُ
ٱلَّيْلَ
عَلَى
ٱلنَّهَارِ
وَيُكَوِّرُ
ٱلنَّهَارَ
عَلَى
ٱلَّيْلِ ۖ
وَسَخَّرَ
ٱلشَّمْسَ
وَٱلْقَمَرَ ۖ
كُلٌّۭ
يَجْرِى
لِأَجَلٍۢ
مُّسَمًّى ۗ
أَلَا
هُوَ
ٱلْعَزِيزُ
ٱلْغَفَّـٰرُ
٥
Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia memasukkan malam atas siang dan memasukkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah! Dialah Yang Mahamulia, Maha Pengampun.

خَلَقَكُم
مِّن
نَّفْسٍۢ
وَٰحِدَةٍۢ
ثُمَّ
جَعَلَ
مِنْهَا
زَوْجَهَا
وَأَنزَلَ
لَكُم
مِّنَ
ٱلْأَنْعَـٰمِ
ثَمَـٰنِيَةَ
أَزْوَٰجٍۢ ۚ
يَخْلُقُكُمْ
فِى
بُطُونِ
أُمَّهَـٰتِكُمْ
خَلْقًۭا
مِّنۢ
بَعْدِ
خَلْقٍۢ
فِى
ظُلُمَـٰتٍۢ
ثَلَـٰثٍۢ ۚ
ذَٰلِكُمُ
ٱللَّهُ
رَبُّكُمْ
لَهُ
ٱلْمُلْكُ ۖ
لَآ
إِلَـٰهَ
إِلَّا
هُوَ ۖ
فَأَنَّىٰ
تُصْرَفُونَ
٦
Dia menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam) kemudian darinya Dia jadikan pasangannya dan Dia menurunkan delapan pasang hewan ternak untukmu. Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan.1 Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan Yang memiliki kerajaan. Tidak ada tuhan selain Dia; maka mengapa kamu dapat dipalingkan?

إِن
تَكْفُرُوا۟
فَإِنَّ
ٱللَّهَ
غَنِىٌّ
عَنكُمْ ۖ
وَلَا
يَرْضَىٰ
لِعِبَادِهِ
ٱلْكُفْرَ ۖ
وَإِن
تَشْكُرُوا۟
يَرْضَهُ
لَكُمْ ۗ
وَلَا
تَزِرُ
وَازِرَةٌۭ
وِزْرَ
أُخْرَىٰ ۗ
ثُمَّ
إِلَىٰ
رَبِّكُم
مَّرْجِعُكُمْ
فَيُنَبِّئُكُم
بِمَا
كُنتُمْ
تَعْمَلُونَ ۚ
إِنَّهُۥ
عَلِيمٌۢ
بِذَاتِ
ٱلصُّدُورِ
٧
Jika kamu kafir (ketahuilah) maka sesungguhnya Allah tidak memerlukanmu1 dan Dia tidak meridai kekafiran hamba-hamba-Nya. Jika kamu bersyukur, Dia meridai kesyukuranmu itu. Seseorang yang berdosa tidak memikul dosa orang lain.2 Kemudian kepada Tuhanmulah kembalimu lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. Sungguh, Dia Maha Mengetahui apa yang tersimpan dalam dada(mu).

۞ وَإِذَا
مَسَّ
ٱلْإِنسَـٰنَ
ضُرٌّۭ
دَعَا
رَبَّهُۥ
مُنِيبًا
إِلَيْهِ
ثُمَّ
إِذَا
خَوَّلَهُۥ
نِعْمَةًۭ
مِّنْهُ
نَسِىَ
مَا
كَانَ
يَدْعُوٓا۟
إِلَيْهِ
مِن
قَبْلُ
وَجَعَلَ
لِلَّهِ
أَندَادًۭا
لِّيُضِلَّ
عَن
سَبِيلِهِۦ ۚ
قُلْ
تَمَتَّعْ
بِكُفْرِكَ
قَلِيلًا ۖ
إِنَّكَ
مِنْ
أَصْحَـٰبِ
ٱلنَّارِ
٨
Dan apabila manusia ditimpa bencana, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali (taat) kepada-Nya; tetapi apabila Dia memberikan nikmat kepadanya dia lupa (akan bencana) yang pernah dia berdoa kepada Allah sebelum itu, dan diadakannya sekutu-sekutu bagi Allah untuk menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya. Katakanlah, "Bersenang-senanglah kamu dengan kekafiranmu itu untuk sementara waktu. Sungguh, kamu termasuk penghuni neraka."

أَمَّنْ
هُوَ
قَـٰنِتٌ
ءَانَآءَ
ٱلَّيْلِ
سَاجِدًۭا
وَقَآئِمًۭا
يَحْذَرُ
ٱلْـَٔاخِرَةَ
وَيَرْجُوا۟
رَحْمَةَ
رَبِّهِۦ ۗ
قُلْ
هَلْ
يَسْتَوِى
ٱلَّذِينَ
يَعْلَمُونَ
وَٱلَّذِينَ
لَا
يَعْلَمُونَ ۗ
إِنَّمَا
يَتَذَكَّرُ
أُو۟لُوا۟
ٱلْأَلْبَـٰبِ
٩
(Apakah kamu orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadah pada waktu malam dengan sujud dan berdiri, karena takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah, "Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sebenarnya hanya orang yang berakal sehat yang dapat menerima pelajaran.

قُلْ
يَـٰعِبَادِ
ٱلَّذِينَ
ءَامَنُوا۟
ٱتَّقُوا۟
رَبَّكُمْ ۚ
لِلَّذِينَ
أَحْسَنُوا۟
فِى
هَـٰذِهِ
ٱلدُّنْيَا
حَسَنَةٌۭ ۗ
وَأَرْضُ
ٱللَّهِ
وَٰسِعَةٌ ۗ
إِنَّمَا
يُوَفَّى
ٱلصَّـٰبِرُونَ
أَجْرَهُم
بِغَيْرِ
حِسَابٍۢ
١٠
Katakanlah (Muhammad), "Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman! Bertakwalah kepada Tuhanmu." Bagi orang-orang yang berbuat baik di dunia ini akan memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu luas. Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas.

قُلْ
إِنِّىٓ
أُمِرْتُ
أَنْ
أَعْبُدَ
ٱللَّهَ
مُخْلِصًۭا
لَّهُ
ٱلدِّينَ
١١
Katakanlah, "Sesungguhnya aku diperintahkan agar menyembah Allah dengan penuh ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama.

وَأُمِرْتُ
لِأَنْ
أَكُونَ
أَوَّلَ
ٱلْمُسْلِمِينَ
١٢
Dan aku diperintahkan agar menjadi orang yang pertama-tama berserah diri."

قُلْ
إِنِّىٓ
أَخَافُ
إِنْ
عَصَيْتُ
رَبِّى
عَذَابَ
يَوْمٍ
عَظِيمٍۢ
١٣
Katakanlah, "Sesungguhnya aku takut akan azab pada hari yang besar jika aku durhaka kepada Tuhanku."

قُلِ
ٱللَّهَ
أَعْبُدُ
مُخْلِصًۭا
لَّهُۥ
دِينِى
١٤
Katakanlah, "Hanya Allah yang aku sembah dengan penuh ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agamaku."

فَٱعْبُدُوا۟
مَا
شِئْتُم
مِّن
دُونِهِۦ ۗ
قُلْ
إِنَّ
ٱلْخَـٰسِرِينَ
ٱلَّذِينَ
خَسِرُوٓا۟
أَنفُسَهُمْ
وَأَهْلِيهِمْ
يَوْمَ
ٱلْقِيَـٰمَةِ ۗ
أَلَا
ذَٰلِكَ
هُوَ
ٱلْخُسْرَانُ
ٱلْمُبِينُ
١٥
Maka sembahlah selain Dia sesukamu! (wahai orang-orang musyrik).1 Katakanlah, "Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya pada hari Kiamat." Ingatlah! Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata.

لَهُم
مِّن
فَوْقِهِمْ
ظُلَلٌۭ
مِّنَ
ٱلنَّارِ
وَمِن
تَحْتِهِمْ
ظُلَلٌۭ ۚ
ذَٰلِكَ
يُخَوِّفُ
ٱللَّهُ
بِهِۦ
عِبَادَهُۥ ۚ
يَـٰعِبَادِ
فَٱتَّقُونِ
١٦
Di atas mereka ada lapisan-lapisan dari api dan di bawahnya juga ada lapisan-lapisan yang disediakan bagi mereka. Demikianlah Allah mengancam hamba-hamba-Nya (dengan azab itu). "Wahai hamba-hamba-Ku, maka bertakwalah kepada-Ku."

وَٱلَّذِينَ
ٱجْتَنَبُوا۟
ٱلطَّـٰغُوتَ
أَن
يَعْبُدُوهَا
وَأَنَابُوٓا۟
إِلَى
ٱللَّهِ
لَهُمُ
ٱلْبُشْرَىٰ ۚ
فَبَشِّرْ
عِبَادِ
١٧
Dan orang-orang yang menjauhi Tagut (yaitu) tidak menyembahnya1 dan kembali kepada Allah, mereka pantas mendapat berita gembira; sebab itu sampaikanlah kabar gembira itu kepada hamba-hamba-Ku,

ٱلَّذِينَ
يَسْتَمِعُونَ
ٱلْقَوْلَ
فَيَتَّبِعُونَ
أَحْسَنَهُۥٓ ۚ
أُو۟لَـٰٓئِكَ
ٱلَّذِينَ
هَدَىٰهُمُ
ٱللَّهُ ۖ
وَأُو۟لَـٰٓئِكَ
هُمْ
أُو۟لُوا۟
ٱلْأَلْبَـٰبِ
١٨
(yaitu) mereka yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya.1 Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal sehat.

أَفَمَنْ
حَقَّ
عَلَيْهِ
كَلِمَةُ
ٱلْعَذَابِ
أَفَأَنتَ
تُنقِذُ
مَن
فِى
ٱلنَّارِ
١٩
Maka apakah (engkau hendak mengubah nasib) orang-orang yang telah dipastikan mendapat azab? Apakah engkau (Muhammad) akan menyelamatkan orang yang berada dalam api neraka?

لَـٰكِنِ
ٱلَّذِينَ
ٱتَّقَوْا۟
رَبَّهُمْ
لَهُمْ
غُرَفٌۭ
مِّن
فَوْقِهَا
غُرَفٌۭ
مَّبْنِيَّةٌۭ
تَجْرِى
مِن
تَحْتِهَا
ٱلْأَنْهَـٰرُ ۖ
وَعْدَ
ٱللَّهِ ۖ
لَا
يُخْلِفُ
ٱللَّهُ
ٱلْمِيعَادَ
٢٠
Tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya, mereka mendapat kamar-kamar (di surga), di atasnya terdapat pula kamar-kamar yang dibangun (bertingkat-tingkat), yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. (Itulah) janji Allah. Allah tidak akan memungkiri janji(-Nya).