Surat Al-Ahzab

Golongan yang Bersekutu
madinah - 73 Ayat

Terjemahan dan tafsir bersumber dari Kementerian Agama Republik Indonesia.

يَـٰٓأَيُّهَا
ٱلنَّبِىُّ
ٱتَّقِ
ٱللَّهَ
وَلَا
تُطِعِ
ٱلْكَـٰفِرِينَ
وَٱلْمُنَـٰفِقِينَ ۗ
إِنَّ
ٱللَّهَ
كَانَ
عَلِيمًا
حَكِيمًۭا
١
Wahai Nabi! Bertakwalah kepada Allah dan janganlah engkau menuruti (keinginan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana,

وَٱتَّبِعْ
مَا
يُوحَىٰٓ
إِلَيْكَ
مِن
رَّبِّكَ ۚ
إِنَّ
ٱللَّهَ
كَانَ
بِمَا
تَعْمَلُونَ
خَبِيرًۭا
٢
dan ikutilah apa yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan,

وَتَوَكَّلْ
عَلَى
ٱللَّهِ ۚ
وَكَفَىٰ
بِٱللَّهِ
وَكِيلًۭا
٣
dan bertawakallah kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai Pemelihara.

مَّا
جَعَلَ
ٱللَّهُ
لِرَجُلٍۢ
مِّن
قَلْبَيْنِ
فِى
جَوْفِهِۦ ۚ
وَمَا
جَعَلَ
أَزْوَٰجَكُمُ
ٱلَّـٰٓـِٔى
تُظَـٰهِرُونَ
مِنْهُنَّ
أُمَّهَـٰتِكُمْ ۚ
وَمَا
جَعَلَ
أَدْعِيَآءَكُمْ
أَبْنَآءَكُمْ ۚ
ذَٰلِكُمْ
قَوْلُكُم
بِأَفْوَٰهِكُمْ ۖ
وَٱللَّهُ
يَقُولُ
ٱلْحَقَّ
وَهُوَ
يَهْدِى
ٱلسَّبِيلَ
٤
Allah tidak menjadikan bagi seseorang dua hati dalam rongganya; dan Dia tidak menjadikan istri-istrimu yang kamu zihar1 itu sebagai ibumu, dan Dia tidak menjadikan anak angkatmu sebagai anak kandungmu (sendiri). Yang demikian itu hanyalah perkataan di mulutmu saja. Allah mengatakan yang sebenarnya dan Dia menujukkan jalan (yang benar).

ٱدْعُوهُمْ
لِـَٔابَآئِهِمْ
هُوَ
أَقْسَطُ
عِندَ
ٱللَّهِ ۚ
فَإِن
لَّمْ
تَعْلَمُوٓا۟
ءَابَآءَهُمْ
فَإِخْوَٰنُكُمْ
فِى
ٱلدِّينِ
وَمَوَٰلِيكُمْ ۚ
وَلَيْسَ
عَلَيْكُمْ
جُنَاحٌۭ
فِيمَآ
أَخْطَأْتُم
بِهِۦ
وَلَـٰكِن
مَّا
تَعَمَّدَتْ
قُلُوبُكُمْ ۚ
وَكَانَ
ٱللَّهُ
غَفُورًۭا
رَّحِيمًا
٥
Panggillah mereka (anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapak-bapak mereka; itulah yang adil di sisi Allah, dan jika kamu tidak mengetahui bapak mereka, maka (panggillah mereka sebagai) saudara-saudaramu seagama dan maula-maulamu.1 Dan tidak ada dosa atasmu jika kamu khilaf tentang itu, tetapi (yang ada dosanya) apa yang disengaja oleh hatimu. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.

ٱلنَّبِىُّ
أَوْلَىٰ
بِٱلْمُؤْمِنِينَ
مِنْ
أَنفُسِهِمْ ۖ
وَأَزْوَٰجُهُۥٓ
أُمَّهَـٰتُهُمْ ۗ
وَأُو۟لُوا۟
ٱلْأَرْحَامِ
بَعْضُهُمْ
أَوْلَىٰ
بِبَعْضٍۢ
فِى
كِتَـٰبِ
ٱللَّهِ
مِنَ
ٱلْمُؤْمِنِينَ
وَٱلْمُهَـٰجِرِينَ
إِلَّآ
أَن
تَفْعَلُوٓا۟
إِلَىٰٓ
أَوْلِيَآئِكُم
مَّعْرُوفًۭا ۚ
كَانَ
ذَٰلِكَ
فِى
ٱلْكِتَـٰبِ
مَسْطُورًۭا
٦
Nabi itu lebih utama bagi orang-orang mukmin dibandingkan diri mereka sendiri1 dan istri-istrinya adalah ibu-ibu mereka. Orang-orang yang mempunyai hubungan darah satu sama lain lebih berhak (waris-mewarisi) di dalam Kitab Allah daripada orang-orang mukmin dan orang-orang Muhajirin, kecuali kalau kamu hendak berbuat baik2 kepada saudara-saudaramu (seagama). Demikianlah telah tertulis dalam Kitab (Allah).

وَإِذْ
أَخَذْنَا
مِنَ
ٱلنَّبِيِّـۧنَ
مِيثَـٰقَهُمْ
وَمِنكَ
وَمِن
نُّوحٍۢ
وَإِبْرَٰهِيمَ
وَمُوسَىٰ
وَعِيسَى
ٱبْنِ
مَرْيَمَ ۖ
وَأَخَذْنَا
مِنْهُم
مِّيثَـٰقًا
غَلِيظًۭا
٧
Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil perjanjian dari para nabi dan dari engkau (sendiri), dari Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa putra Maryam, dan Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang teguh,1

لِّيَسْـَٔلَ
ٱلصَّـٰدِقِينَ
عَن
صِدْقِهِمْ ۚ
وَأَعَدَّ
لِلْكَـٰفِرِينَ
عَذَابًا
أَلِيمًۭا
٨
agar Dia menanyakan kepada orang-orang yang benar tentang kebenaran mereka.1 Dia menyediakan azab yang pedih bagi orang-orang kafir.

يَـٰٓأَيُّهَا
ٱلَّذِينَ
ءَامَنُوا۟
ٱذْكُرُوا۟
نِعْمَةَ
ٱللَّهِ
عَلَيْكُمْ
إِذْ
جَآءَتْكُمْ
جُنُودٌۭ
فَأَرْسَلْنَا
عَلَيْهِمْ
رِيحًۭا
وَجُنُودًۭا
لَّمْ
تَرَوْهَا ۚ
وَكَانَ
ٱللَّهُ
بِمَا
تَعْمَلُونَ
بَصِيرًا
٩
Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah akan nikmat Allah (yang telah dikaruniakan) kepadamu ketika bala tentara datang kepadamu, lalu Kami kirimkan kepada mereka angin topan dan bala tentara yang tidak dapat terlihat olehmu.1 Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

إِذْ
جَآءُوكُم
مِّن
فَوْقِكُمْ
وَمِنْ
أَسْفَلَ
مِنكُمْ
وَإِذْ
زَاغَتِ
ٱلْأَبْصَـٰرُ
وَبَلَغَتِ
ٱلْقُلُوبُ
ٱلْحَنَاجِرَ
وَتَظُنُّونَ
بِٱللَّهِ
ٱلظُّنُونَا۠
١٠
(Yaitu) ketika mereka datang kepadamu dari atas dan dari bawahmu, dan ketika penglihatan(mu) terpana dan hatimu menyesak sampai ke tenggorokan1 dan kamu berprasangka yang bukan-bukan terhadap Allah.

هُنَالِكَ
ٱبْتُلِىَ
ٱلْمُؤْمِنُونَ
وَزُلْزِلُوا۟
زِلْزَالًۭا
شَدِيدًۭا
١١
Disitulah diuji orang-orang mukmin dan digoncangkan (hatinya) dengan goncangan yang dahsyat.

وَإِذْ
يَقُولُ
ٱلْمُنَـٰفِقُونَ
وَٱلَّذِينَ
فِى
قُلُوبِهِم
مَّرَضٌۭ
مَّا
وَعَدَنَا
ٱللَّهُ
وَرَسُولُهُۥٓ
إِلَّا
غُرُورًۭا
١٢
Dan (ingatlah) ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang hatinya berpenyakit berkata, "Yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kami hanya tipu daya belaka."

وَإِذْ
قَالَت
طَّآئِفَةٌۭ
مِّنْهُمْ
يَـٰٓأَهْلَ
يَثْرِبَ
لَا
مُقَامَ
لَكُمْ
فَٱرْجِعُوا۟ ۚ
وَيَسْتَـْٔذِنُ
فَرِيقٌۭ
مِّنْهُمُ
ٱلنَّبِىَّ
يَقُولُونَ
إِنَّ
بُيُوتَنَا
عَوْرَةٌۭ
وَمَا
هِىَ
بِعَوْرَةٍ ۖ
إِن
يُرِيدُونَ
إِلَّا
فِرَارًۭا
١٣
Dan (ingatlah) ketika segolongan di antara mereka berkata, "Wahai penduduk Yasrib (Madinah)! Tidak ada tempat bagimu, maka kembalilah kamu." Dan sebagian dari mereka meminta izin kepada Nabi (untuk kembali pulang) dengan berkata, "Sesungguhnya rumah-rumah kami terbuka (tidak ada penjaga)." Padahal rumah-rumah itu tidak terbuka, mereka hanyalah hendak lari.

وَلَوْ
دُخِلَتْ
عَلَيْهِم
مِّنْ
أَقْطَارِهَا
ثُمَّ
سُئِلُوا۟
ٱلْفِتْنَةَ
لَـَٔاتَوْهَا
وَمَا
تَلَبَّثُوا۟
بِهَآ
إِلَّا
يَسِيرًۭا
١٤
Dan kalau (Yasrib) diserang dari segala penjuru, dan mereka diminta agar membuat kekacauan, niscaya mereka mengerjakannya; dan hanya sebentar saja mereka menunggu.

وَلَقَدْ
كَانُوا۟
عَـٰهَدُوا۟
ٱللَّهَ
مِن
قَبْلُ
لَا
يُوَلُّونَ
ٱلْأَدْبَـٰرَ ۚ
وَكَانَ
عَهْدُ
ٱللَّهِ
مَسْـُٔولًۭا
١٥
Dan sungguh, mereka sebelum itu telah berjanji kepada Allah, tidak akan berbalik ke belakang (mundur). Dan perjanjian dengan Allah akan diminta pertanggung jawabannya.

قُل
لَّن
يَنفَعَكُمُ
ٱلْفِرَارُ
إِن
فَرَرْتُم
مِّنَ
ٱلْمَوْتِ
أَوِ
ٱلْقَتْلِ
وَإِذًۭا
لَّا
تُمَتَّعُونَ
إِلَّا
قَلِيلًۭا
١٦
Katakanlah (Muhammad), "Lari tidaklah berguna bagimu, jika kamu melarikan diri dari kematian atau pembunuhan, dan jika demikian (kamu terhindar dari kematian) kamu hanya akan mengecap kesenangan sebentar saja."

قُلْ
مَن
ذَا
ٱلَّذِى
يَعْصِمُكُم
مِّنَ
ٱللَّهِ
إِنْ
أَرَادَ
بِكُمْ
سُوٓءًا
أَوْ
أَرَادَ
بِكُمْ
رَحْمَةًۭ ۚ
وَلَا
يَجِدُونَ
لَهُم
مِّن
دُونِ
ٱللَّهِ
وَلِيًّۭا
وَلَا
نَصِيرًۭا
١٧
Katakanlah, "Siapakah yang dapat melindungi kamu dari (ketentuan) Allah jika Dia menghendaki bencana atasmu atau menghendaki rahmat untuk dirimu?" Mereka itu tidak akan mendapatkan pelindung dan penolong selain Allah.

۞ قَدْ
يَعْلَمُ
ٱللَّهُ
ٱلْمُعَوِّقِينَ
مِنكُمْ
وَٱلْقَآئِلِينَ
لِإِخْوَٰنِهِمْ
هَلُمَّ
إِلَيْنَا ۖ
وَلَا
يَأْتُونَ
ٱلْبَأْسَ
إِلَّا
قَلِيلًا
١٨
Sungguh, Allah mengetahui orang-orang yang menghalang-halangi di antara kamu dan orang yang berkata kepada saudara-saudaranya, "Marilah bersama kami." Tetapi mereka datang berperang hanya sebentar,

أَشِحَّةً
عَلَيْكُمْ ۖ
فَإِذَا
جَآءَ
ٱلْخَوْفُ
رَأَيْتَهُمْ
يَنظُرُونَ
إِلَيْكَ
تَدُورُ
أَعْيُنُهُمْ
كَٱلَّذِى
يُغْشَىٰ
عَلَيْهِ
مِنَ
ٱلْمَوْتِ ۖ
فَإِذَا
ذَهَبَ
ٱلْخَوْفُ
سَلَقُوكُم
بِأَلْسِنَةٍ
حِدَادٍ
أَشِحَّةً
عَلَى
ٱلْخَيْرِ ۚ
أُو۟لَـٰٓئِكَ
لَمْ
يُؤْمِنُوا۟
فَأَحْبَطَ
ٱللَّهُ
أَعْمَـٰلَهُمْ ۚ
وَكَانَ
ذَٰلِكَ
عَلَى
ٱللَّهِ
يَسِيرًۭا
١٩
mereka kikir terhadapmu. Apabila datang ketakutan (bahaya), kamu lihat mereka itu memandang kepadamu dengan mata yang terbalik-balik seperti orang yang pingsan karena akan mati, dan apabila ketakutan telah hilang, mereka mencaci kamu dengan lidah yang tajam, sedang mereka kikir untuk berbuat kebaikan. Mereka itu tidak beriman, maka Allah menghapus amalnya. Dan yang demikian itu mudah bagi Allah.

يَحْسَبُونَ
ٱلْأَحْزَابَ
لَمْ
يَذْهَبُوا۟ ۖ
وَإِن
يَأْتِ
ٱلْأَحْزَابُ
يَوَدُّوا۟
لَوْ
أَنَّهُم
بَادُونَ
فِى
ٱلْأَعْرَابِ
يَسْـَٔلُونَ
عَنْ
أَنۢبَآئِكُمْ ۖ
وَلَوْ
كَانُوا۟
فِيكُم
مَّا
قَـٰتَلُوٓا۟
إِلَّا
قَلِيلًۭا
٢٠
Mereka mengira (bahwa) golongan-golongan (yang bersekutu) itu belum pergi, dan jika golongan-golongan (yang bersekutu) itu datang kembali, niscaya mereka ingin berada di dusun-dusun bersama-sama orang Arab Badui, sambil menanyakan berita tentang kamu. Dan sekiranya mereka berada bersamamu, mereka tidak akan berperang, melainkan sebentar saja.