Surat Al-'Ankabut

Laba-laba
makkah - 69 Ayat

Terjemahan dan tafsir bersumber dari Kementerian Agama Republik Indonesia.

الٓمٓ
١
Alif lām mīm.

أَحَسِبَ
ٱلنَّاسُ
أَن
يُتْرَكُوٓا۟
أَن
يَقُولُوٓا۟
ءَامَنَّا
وَهُمْ
لَا
يُفْتَنُونَ
٢
Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, "Kami telah beriman," dan mereka tidak diuji?

وَلَقَدْ
فَتَنَّا
ٱلَّذِينَ
مِن
قَبْلِهِمْ ۖ
فَلَيَعْلَمَنَّ
ٱللَّهُ
ٱلَّذِينَ
صَدَقُوا۟
وَلَيَعْلَمَنَّ
ٱلْكَـٰذِبِينَ
٣
Dan sungguh, Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah pasti mengetahui orang-orang yang benar dan pasti mengetahui orang-orang yang dusta.

أَمْ
حَسِبَ
ٱلَّذِينَ
يَعْمَلُونَ
ٱلسَّيِّـَٔاتِ
أَن
يَسْبِقُونَا ۚ
سَآءَ
مَا
يَحْكُمُونَ
٤
Ataukah orang-orang yang mengerjakan kejahatan itu mengira bahwa mereka akan luput dari (azab) Kami? Sangatlah buruk apa yang mereka tetapkan itu!

مَن
كَانَ
يَرْجُوا۟
لِقَآءَ
ٱللَّهِ
فَإِنَّ
أَجَلَ
ٱللَّهِ
لَـَٔاتٍۢ ۚ
وَهُوَ
ٱلسَّمِيعُ
ٱلْعَلِيمُ
٥
Barang siapa mengharap pertemuan dengan Allah, maka sesungguhnya waktu (yang dijanjikan) Allah pasti datang. Dan Dia Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui.

وَمَن
جَـٰهَدَ
فَإِنَّمَا
يُجَـٰهِدُ
لِنَفْسِهِۦٓ ۚ
إِنَّ
ٱللَّهَ
لَغَنِىٌّ
عَنِ
ٱلْعَـٰلَمِينَ
٦
Dan barangsiapa berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu untuk dirinya sendiri. Sungguh, Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam.

وَٱلَّذِينَ
ءَامَنُوا۟
وَعَمِلُوا۟
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ
لَنُكَفِّرَنَّ
عَنْهُمْ
سَيِّـَٔاتِهِمْ
وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ
أَحْسَنَ
ٱلَّذِى
كَانُوا۟
يَعْمَلُونَ
٧
Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, pasti akan Kami hapus kesalahan-kesalahannya dan mereka pasti akan Kami beri balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.

وَوَصَّيْنَا
ٱلْإِنسَـٰنَ
بِوَٰلِدَيْهِ
حُسْنًۭا ۖ
وَإِن
جَـٰهَدَاكَ
لِتُشْرِكَ
بِى
مَا
لَيْسَ
لَكَ
بِهِۦ
عِلْمٌۭ
فَلَا
تُطِعْهُمَآ ۚ
إِلَىَّ
مَرْجِعُكُمْ
فَأُنَبِّئُكُم
بِمَا
كُنتُمْ
تَعْمَلُونَ
٨
Dan Kami wajibkan kepada manusia agar (berbuat) kebaikan kepada kedua orang tuanya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau patuhi keduanya. Hanya kepada-Ku tempat kembalimu, dan akan Aku beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.

وَٱلَّذِينَ
ءَامَنُوا۟
وَعَمِلُوا۟
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ
لَنُدْخِلَنَّهُمْ
فِى
ٱلصَّـٰلِحِينَ
٩
Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka pasti akan Kami masukkan ke dalam (golongan) orang yang saleh.

وَمِنَ
ٱلنَّاسِ
مَن
يَقُولُ
ءَامَنَّا
بِٱللَّهِ
فَإِذَآ
أُوذِىَ
فِى
ٱللَّهِ
جَعَلَ
فِتْنَةَ
ٱلنَّاسِ
كَعَذَابِ
ٱللَّهِ
وَلَئِن
جَآءَ
نَصْرٌۭ
مِّن
رَّبِّكَ
لَيَقُولُنَّ
إِنَّا
كُنَّا
مَعَكُمْ ۚ
أَوَلَيْسَ
ٱللَّهُ
بِأَعْلَمَ
بِمَا
فِى
صُدُورِ
ٱلْعَـٰلَمِينَ
١٠
Dan di antara manusia ada sebagian yang berkata, "Kami beriman kepada Allah," tetapi apabila dia disakiti (karena dia beriman) kepada Allah, dia menganggap cobaan manusia itu sebagai siksaan Allah.1 Dan jika datang pertolongan dari Tuhanmu, niscaya mereka akan berkata, "Sesungguhnya kami bersama kamu." Bukankah Allah lebih mengetahui apa yang ada di dalam dada semua manusia ?

وَلَيَعْلَمَنَّ
ٱللَّهُ
ٱلَّذِينَ
ءَامَنُوا۟
وَلَيَعْلَمَنَّ
ٱلْمُنَـٰفِقِينَ
١١
Dan Allah pasti mengetahui orang-orang yang beriman dan Dia pasti mengetahui orang-orang yang munafik.

وَقَالَ
ٱلَّذِينَ
كَفَرُوا۟
لِلَّذِينَ
ءَامَنُوا۟
ٱتَّبِعُوا۟
سَبِيلَنَا
وَلْنَحْمِلْ
خَطَـٰيَـٰكُمْ
وَمَا
هُم
بِحَـٰمِلِينَ
مِنْ
خَطَـٰيَـٰهُم
مِّن
شَىْءٍ ۖ
إِنَّهُمْ
لَكَـٰذِبُونَ
١٢
Dan orang-orang yang kafir berkata kepada orang-orang yang beriman, "Ikutilah jalan kami, dan kami akan memikul dosa-dosamu," padahal mereka sedikit pun tidak (sanggup) memikul dosa-dosa mereka sendiri. Sesungguhnya mereka benar-benar pendusta.

وَلَيَحْمِلُنَّ
أَثْقَالَهُمْ
وَأَثْقَالًۭا
مَّعَ
أَثْقَالِهِمْ ۖ
وَلَيُسْـَٔلُنَّ
يَوْمَ
ٱلْقِيَـٰمَةِ
عَمَّا
كَانُوا۟
يَفْتَرُونَ
١٣
Dan mereka benar-benar akan memikul dosa-dosa mereka sendiri, dan dosa-dosa yang lain bersama dosa mereka, dan pada hari Kiamat mereka pasti akan ditanya tentang kebohongan yang selalu mereka ada-adakan.

وَلَقَدْ
أَرْسَلْنَا
نُوحًا
إِلَىٰ
قَوْمِهِۦ
فَلَبِثَ
فِيهِمْ
أَلْفَ
سَنَةٍ
إِلَّا
خَمْسِينَ
عَامًۭا
فَأَخَذَهُمُ
ٱلطُّوفَانُ
وَهُمْ
ظَـٰلِمُونَ
١٤
Dan sungguh, Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka dia tinggal bersama mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun. Kemudian mereka dilanda banjir besar, sedangkan mereka adalah orang-orang yang zalim.

فَأَنجَيْنَـٰهُ
وَأَصْحَـٰبَ
ٱلسَّفِينَةِ
وَجَعَلْنَـٰهَآ
ءَايَةًۭ
لِّلْعَـٰلَمِينَ
١٥
Maka Kami selamatkan Nuh dan orang-orang yang berada di kapal itu, dan Kami jadikan (peristiwa) itu sebagai pelajaran bagi semua manusia.

وَإِبْرَٰهِيمَ
إِذْ
قَالَ
لِقَوْمِهِ
ٱعْبُدُوا۟
ٱللَّهَ
وَٱتَّقُوهُ ۖ
ذَٰلِكُمْ
خَيْرٌۭ
لَّكُمْ
إِن
كُنتُمْ
تَعْلَمُونَ
١٦
Dan (ingatlah) Ibrahim, ketika dia berkata kepada kaumnya, "Sembahlah Allah dan bertakwalah kepada-Nya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.

إِنَّمَا
تَعْبُدُونَ
مِن
دُونِ
ٱللَّهِ
أَوْثَـٰنًۭا
وَتَخْلُقُونَ
إِفْكًا ۚ
إِنَّ
ٱلَّذِينَ
تَعْبُدُونَ
مِن
دُونِ
ٱللَّهِ
لَا
يَمْلِكُونَ
لَكُمْ
رِزْقًۭا
فَٱبْتَغُوا۟
عِندَ
ٱللَّهِ
ٱلرِّزْقَ
وَٱعْبُدُوهُ
وَٱشْكُرُوا۟
لَهُۥٓ ۖ
إِلَيْهِ
تُرْجَعُونَ
١٧
Sesungguhnya yang kamu sembah selain Allah hanyalah berhala-berhala, dan kamu membuat kebohongan.1 Sesungguhnya apa yang kamu sembah selain Allah itu tidak mampu memberikan rezeki kepadamu; maka mintalah rezeki dari Allah, dan sembahlah Dia dan bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepada-Nya kamu akan dikembalikan.

وَإِن
تُكَذِّبُوا۟
فَقَدْ
كَذَّبَ
أُمَمٌۭ
مِّن
قَبْلِكُمْ ۖ
وَمَا
عَلَى
ٱلرَّسُولِ
إِلَّا
ٱلْبَلَـٰغُ
ٱلْمُبِينُ
١٨
Dan jika kamu (orang kafir) mendustakan, maka sungguh, umat sebelum kamu juga telah mendustakan (para rasul). Dan kewajiban rasul itu hanyalah menyampaikan (agama Allah) dengan jelas."

أَوَلَمْ
يَرَوْا۟
كَيْفَ
يُبْدِئُ
ٱللَّهُ
ٱلْخَلْقَ
ثُمَّ
يُعِيدُهُۥٓ ۚ
إِنَّ
ذَٰلِكَ
عَلَى
ٱللَّهِ
يَسِيرٌۭ
١٩
Dan apakah mereka tidak memperhatikan bagaimana Allah memulai penciptaan (makhluk), kemudian Dia mengulanginya (kembali). Sungguh, yang demikian itu mudah bagi Allah.

قُلْ
سِيرُوا۟
فِى
ٱلْأَرْضِ
فَٱنظُرُوا۟
كَيْفَ
بَدَأَ
ٱلْخَلْقَ ۚ
ثُمَّ
ٱللَّهُ
يُنشِئُ
ٱلنَّشْأَةَ
ٱلْـَٔاخِرَةَ ۚ
إِنَّ
ٱللَّهَ
عَلَىٰ
كُلِّ
شَىْءٍۢ
قَدِيرٌۭ
٢٠
Katakanlah, "Berjalanlah di bumi, maka perhatikanlah bagaimana (Allah) memulai penciptaan (makhluk), kemudian Allah menjadikan kejadian yang akhir.1 Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.