Al-Qur'an Juz 21

Terjemahan dan tafsir bersumber dari Kementerian Agama Republik Indonesia.

۞ وَلَا
تُجَـٰدِلُوٓا۟
أَهْلَ
ٱلْكِتَـٰبِ
إِلَّا
بِٱلَّتِى
هِىَ
أَحْسَنُ
إِلَّا
ٱلَّذِينَ
ظَلَمُوا۟
مِنْهُمْ ۖ
وَقُولُوٓا۟
ءَامَنَّا
بِٱلَّذِىٓ
أُنزِلَ
إِلَيْنَا
وَأُنزِلَ
إِلَيْكُمْ
وَإِلَـٰهُنَا
وَإِلَـٰهُكُمْ
وَٰحِدٌۭ
وَنَحْنُ
لَهُۥ
مُسْلِمُونَ
٤٦
Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara yang baik, kecuali dengan orang-orang yang zalim diantara mereka,1 dan katakanlah, "Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhan kamu satu; dan hanya kepada-Nya kami berserah diri."

وَكَذَٰلِكَ
أَنزَلْنَآ
إِلَيْكَ
ٱلْكِتَـٰبَ ۚ
فَٱلَّذِينَ
ءَاتَيْنَـٰهُمُ
ٱلْكِتَـٰبَ
يُؤْمِنُونَ
بِهِۦ ۖ
وَمِنْ
هَـٰٓؤُلَآءِ
مَن
يُؤْمِنُ
بِهِۦ ۚ
وَمَا
يَجْحَدُ
بِـَٔايَـٰتِنَآ
إِلَّا
ٱلْكَـٰفِرُونَ
٤٧
Dan demikianlah Kami turunkan Kitab (Alquran) kepadamu. Adapun orang-orang yang telah Kami berikan Kitab (Taurat dan Injil) mereka beriman kepadanya (Alquran); dan di antara mereka (orang-orang kafir Mekkah) ada yang beriman kepadanya. Dan hanya orang-orang kafir yang mengingkari ayat-ayat Kami.

وَمَا
كُنتَ
تَتْلُوا۟
مِن
قَبْلِهِۦ
مِن
كِتَـٰبٍۢ
وَلَا
تَخُطُّهُۥ
بِيَمِينِكَ ۖ
إِذًۭا
لَّٱرْتَابَ
ٱلْمُبْطِلُونَ
٤٨
Dan engkau (Muhammad) tidak pernah membaca sesuatu kitab sebelum (Alquran) dan engkau tidak (pernah) menulis suatu kitab dengan tangan kananmu; sekiranya (engkau pernah membaca dan menulis), niscaya ragu orang-orang yang mengingkarinya.

بَلْ
هُوَ
ءَايَـٰتٌۢ
بَيِّنَـٰتٌۭ
فِى
صُدُورِ
ٱلَّذِينَ
أُوتُوا۟
ٱلْعِلْمَ ۚ
وَمَا
يَجْحَدُ
بِـَٔايَـٰتِنَآ
إِلَّا
ٱلظَّـٰلِمُونَ
٤٩
Sebenarnya, (Alquran) itu adalah ayat-ayat yang jelas di dalam dada orang-orang yang berilmu.1 Hanya orang-orang zalim yang mengingkari ayat-ayat Kami.

وَقَالُوا۟
لَوْلَآ
أُنزِلَ
عَلَيْهِ
ءَايَـٰتٌۭ
مِّن
رَّبِّهِۦ ۖ
قُلْ
إِنَّمَا
ٱلْـَٔايَـٰتُ
عِندَ
ٱللَّهِ
وَإِنَّمَآ
أَنَا۠
نَذِيرٌۭ
مُّبِينٌ
٥٠
Dan mereka (orang-orang kafir Mekkah) berkata, "Mengapa tidak diturunkan mukjizat-mukjizat dari Tuhannya?" Katakanlah (Muhammad), "Mukjizat-mukjizat itu terserah kepada Allah. Aku hanya seorang pemberi peringatan yang jelas."

أَوَلَمْ
يَكْفِهِمْ
أَنَّآ
أَنزَلْنَا
عَلَيْكَ
ٱلْكِتَـٰبَ
يُتْلَىٰ
عَلَيْهِمْ ۚ
إِنَّ
فِى
ذَٰلِكَ
لَرَحْمَةًۭ
وَذِكْرَىٰ
لِقَوْمٍۢ
يُؤْمِنُونَ
٥١
Apakah tidak cukup bagi mereka bahwa Kami telah menurunkan kepadamu Kitab (Alquran) yang dibacakan kepada mereka? Sungguh, dalam (Alquran) itu terdapat rahmat yang besar dan pelajaran bagi orang-orang yang beriman.

قُلْ
كَفَىٰ
بِٱللَّهِ
بَيْنِى
وَبَيْنَكُمْ
شَهِيدًۭا ۖ
يَعْلَمُ
مَا
فِى
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ
وَٱلْأَرْضِ ۗ
وَٱلَّذِينَ
ءَامَنُوا۟
بِٱلْبَـٰطِلِ
وَكَفَرُوا۟
بِٱللَّهِ
أُو۟لَـٰٓئِكَ
هُمُ
ٱلْخَـٰسِرُونَ
٥٢
Katakanlah (Muhammad), "Cukuplah Allah menjadi saksi antara aku dan kamu. Dia mengetahui apa yang di langit dan di bumi. Dan orang yang percaya kepada yang batil dan ingkar kepada Allah, mereka itulah orang-orang yang rugi."

وَيَسْتَعْجِلُونَكَ
بِٱلْعَذَابِ ۚ
وَلَوْلَآ
أَجَلٌۭ
مُّسَمًّۭى
لَّجَآءَهُمُ
ٱلْعَذَابُ
وَلَيَأْتِيَنَّهُم
بَغْتَةًۭ
وَهُمْ
لَا
يَشْعُرُونَ
٥٣
Dan mereka meminta kepadamu agar segera diturunkan azab. Kalau bukan karena waktunya yang telah ditetapkan,1 niscaya datang azab kepada mereka, dan (azab itu) pasti akan datang kepada mereka dengan tiba-tiba, sedang mereka tidak menyadarinya.

يَسْتَعْجِلُونَكَ
بِٱلْعَذَابِ
وَإِنَّ
جَهَنَّمَ
لَمُحِيطَةٌۢ
بِٱلْكَـٰفِرِينَ
٥٤
Mereka meminta kepadamu agar segera diturunkan azab. Dan sesungguhnya neraka Jahanam itu pasti meliputi orang-orang kafir,

يَوْمَ
يَغْشَىٰهُمُ
ٱلْعَذَابُ
مِن
فَوْقِهِمْ
وَمِن
تَحْتِ
أَرْجُلِهِمْ
وَيَقُولُ
ذُوقُوا۟
مَا
كُنتُمْ
تَعْمَلُونَ
٥٥
Pada hari (ketika) azab menutup mereka dari atas dan dari bawah kaki mereka dan (Allah) berkata (kepada mereka), "Rasakanlah (balasan dari) apa yang telah kamu kerjakan!"

يَـٰعِبَادِىَ
ٱلَّذِينَ
ءَامَنُوٓا۟
إِنَّ
أَرْضِى
وَٰسِعَةٌۭ
فَإِيَّـٰىَ
فَٱعْبُدُونِ
٥٦
Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman! Sungguh, bumi-Ku luas, maka sembahlah Aku (saja).

كُلُّ
نَفْسٍۢ
ذَآئِقَةُ
ٱلْمَوْتِ ۖ
ثُمَّ
إِلَيْنَا
تُرْجَعُونَ
٥٧
Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kemudian hanya kepada Kami kamu dikembalikan.

وَٱلَّذِينَ
ءَامَنُوا۟
وَعَمِلُوا۟
ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ
لَنُبَوِّئَنَّهُم
مِّنَ
ٱلْجَنَّةِ
غُرَفًۭا
تَجْرِى
مِن
تَحْتِهَا
ٱلْأَنْهَـٰرُ
خَـٰلِدِينَ
فِيهَا ۚ
نِعْمَ
أَجْرُ
ٱلْعَـٰمِلِينَ
٥٨
Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, sungguh, mereka akan Kami tempatkan pada tempat-tempat yang tinggi (di dalam surga), yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik balasan bagi orang yang berbuat kebajikan,

ٱلَّذِينَ
صَبَرُوا۟
وَعَلَىٰ
رَبِّهِمْ
يَتَوَكَّلُونَ
٥٩
(yaitu) orang-orang yang sabar dan bertawakal kepada Tuhannya.

وَكَأَيِّن
مِّن
دَآبَّةٍۢ
لَّا
تَحْمِلُ
رِزْقَهَا
ٱللَّهُ
يَرْزُقُهَا
وَإِيَّاكُمْ ۚ
وَهُوَ
ٱلسَّمِيعُ
ٱلْعَلِيمُ
٦٠
Dan berapa banyak makhluk bergerak yang bernyawa yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezekinya sendiri. Allah lah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu. Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui.

وَلَئِن
سَأَلْتَهُم
مَّنْ
خَلَقَ
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ
وَٱلْأَرْضَ
وَسَخَّرَ
ٱلشَّمْسَ
وَٱلْقَمَرَ
لَيَقُولُنَّ
ٱللَّهُ ۖ
فَأَنَّىٰ
يُؤْفَكُونَ
٦١
Dan jika engkau bertanya kepada mereka, "Siapakah yang menciptakan langit dan bumi dan menundukkan matahari dan bulan?" Pasti mereka akan menjawab, "Allah." Maka mengapa mereka bisa dipalingkan (dari kebenaran).

ٱللَّهُ
يَبْسُطُ
ٱلرِّزْقَ
لِمَن
يَشَآءُ
مِنْ
عِبَادِهِۦ
وَيَقْدِرُ
لَهُۥٓ ۚ
إِنَّ
ٱللَّهَ
بِكُلِّ
شَىْءٍ
عَلِيمٌۭ
٦٢
Allah melapangkan rezeki bagi orang yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya dan Dia (pula) yang membatasi baginya. Sungguh, Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

وَلَئِن
سَأَلْتَهُم
مَّن
نَّزَّلَ
مِنَ
ٱلسَّمَآءِ
مَآءًۭ
فَأَحْيَا
بِهِ
ٱلْأَرْضَ
مِنۢ
بَعْدِ
مَوْتِهَا
لَيَقُولُنَّ
ٱللَّهُ ۚ
قُلِ
ٱلْحَمْدُ
لِلَّهِ ۚ
بَلْ
أَكْثَرُهُمْ
لَا
يَعْقِلُونَ
٦٣
Dan jika kamu bertanya kepada mereka, "Siapakah yang menurunkan air dari langit lalu dengan (air) itu dihidupkannya bumi yang sudah mati?" Pasti mereka akan menjawab, "Allah." Katakanlah, "Segala puji bagi Allah," tetapi kebanyakan mereka tidak mengerti.

وَمَا
هَـٰذِهِ
ٱلْحَيَوٰةُ
ٱلدُّنْيَآ
إِلَّا
لَهْوٌۭ
وَلَعِبٌۭ ۚ
وَإِنَّ
ٱلدَّارَ
ٱلْـَٔاخِرَةَ
لَهِىَ
ٱلْحَيَوَانُ ۚ
لَوْ
كَانُوا۟
يَعْلَمُونَ
٦٤
Dan kehidupan dunia ini hanya senda gurau dan permainan. Dan sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya mereka mengetahui.

فَإِذَا
رَكِبُوا۟
فِى
ٱلْفُلْكِ
دَعَوُا۟
ٱللَّهَ
مُخْلِصِينَ
لَهُ
ٱلدِّينَ
فَلَمَّا
نَجَّىٰهُمْ
إِلَى
ٱلْبَرِّ
إِذَا
هُمْ
يُشْرِكُونَ
٦٥
Maka apabila mereka naik kapal, mereka berdoa kepada Allah dengan penuh rasa pengabdian (ikhlas) kepada-Nya,1 tetapi ketika Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, malah mereka (kembali) mempersekutukan (Allah),