Surat Al-Jinn

Jin
makkah - 28 Ayat

Terjemahan dan tafsir bersumber dari Kementerian Agama Republik Indonesia.

قُلْ
أُوحِىَ
إِلَىَّ
أَنَّهُ
ٱسْتَمَعَ
نَفَرٌۭ
مِّنَ
ٱلْجِنِّ
فَقَالُوٓا۟
إِنَّا
سَمِعْنَا
قُرْءَانًا
عَجَبًۭا
١
Katakanlah (Muhammad), "Telah diwahyukan kepadaku bahwa sekumpulan jin telah mendengarkan (bacaan)," lalu mereka berkata, "Kami telah mendengarkan bacaan yang menakjubkan (Alquran),

يَهْدِىٓ
إِلَى
ٱلرُّشْدِ
فَـَٔامَنَّا
بِهِۦ ۖ
وَلَن
نُّشْرِكَ
بِرَبِّنَآ
أَحَدًۭا
٢
(yang) memberi petunjuk kepada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan sesuatu pun dengan Tuhan kami,

وَأَنَّهُۥ
تَعَـٰلَىٰ
جَدُّ
رَبِّنَا
مَا
ٱتَّخَذَ
صَـٰحِبَةًۭ
وَلَا
وَلَدًۭا
٣
dan sesungguhnya Mahatinggi keagungan Tuhan kami, Dia tidak beristri dan tidak beranak."

وَأَنَّهُۥ
كَانَ
يَقُولُ
سَفِيهُنَا
عَلَى
ٱللَّهِ
شَطَطًۭا
٤
Dan sesungguhnya orang yang bodoh di antara kami dahulu selalu mengucapkan (perkataan) yang melampaui batas terhadap Allah,1

وَأَنَّا
ظَنَنَّآ
أَن
لَّن
تَقُولَ
ٱلْإِنسُ
وَٱلْجِنُّ
عَلَى
ٱللَّهِ
كَذِبًۭا
٥
dan sesungguhnya kami mengira, bahwa manusia dan jin itu tidak akan mengatakan perkataan yang dusta terhadap Allah,

وَأَنَّهُۥ
كَانَ
رِجَالٌۭ
مِّنَ
ٱلْإِنسِ
يَعُوذُونَ
بِرِجَالٍۢ
مِّنَ
ٱلْجِنِّ
فَزَادُوهُمْ
رَهَقًۭا
٦
dan sesungguhnya ada beberapa orang laki-laki dari kalangan manusia yang meminta perlindungan1 kepada beberapa laki-laki dari jin, tetapi mereka (jin) menjadikan mereka (manusia) bertambah sesat.

وَأَنَّهُمْ
ظَنُّوا۟
كَمَا
ظَنَنتُمْ
أَن
لَّن
يَبْعَثَ
ٱللَّهُ
أَحَدًۭا
٧
Dan sesungguhnya mereka (jin) mengira seperti kamu (orang musyrik Mekkah) yang juga mengira bahwa Allah tidak akan membangkitkan kembali siapa pun (pada hari Kiamat).

وَأَنَّا
لَمَسْنَا
ٱلسَّمَآءَ
فَوَجَدْنَـٰهَا
مُلِئَتْ
حَرَسًۭا
شَدِيدًۭا
وَشُهُبًۭا
٨
Dan sesungguhnya kami (jin) telah mencoba mengetahui (rahasia) langit, maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah-panah api,

وَأَنَّا
كُنَّا
نَقْعُدُ
مِنْهَا
مَقَـٰعِدَ
لِلسَّمْعِ ۖ
فَمَن
يَسْتَمِعِ
ٱلْـَٔانَ
يَجِدْ
لَهُۥ
شِهَابًۭا
رَّصَدًۭا
٩
dan sesungguhnya kami (jin) dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mencuri dengar (berita-beritanya). Tetapi sekarang1 siapa (mencoba) mencuri dengar (seperti itu) pasti akan menjumpai panah-panah api yang mengintai (untuk membakarnya).

وَأَنَّا
لَا
نَدْرِىٓ
أَشَرٌّ
أُرِيدَ
بِمَن
فِى
ٱلْأَرْضِ
أَمْ
أَرَادَ
بِهِمْ
رَبُّهُمْ
رَشَدًۭا
١٠
Dan sesungguhnya kami (jin) tidak mengetahui (adanya penjagaan itu) apakah keburukan yang dikehendaki orang yang di bumi ataukah Tuhan mereka menghendaki kebaikan baginya.

وَأَنَّا
مِنَّا
ٱلصَّـٰلِحُونَ
وَمِنَّا
دُونَ
ذَٰلِكَ ۖ
كُنَّا
طَرَآئِقَ
قِدَدًۭا
١١
Dan sesungguhnya di antara kami (jin) ada yang saleh dan ada (pula) kebalikannya. Kami menempuh jalan yang berbeda-beda.

وَأَنَّا
ظَنَنَّآ
أَن
لَّن
نُّعْجِزَ
ٱللَّهَ
فِى
ٱلْأَرْضِ
وَلَن
نُّعْجِزَهُۥ
هَرَبًۭا
١٢
Dan sesungguhnya kami (jin) telah menduga, bahwa kami tidak akan mampu melepaskan diri (dari kekuasaan) Allah di bumi dan tidak (pula) dapat lari melepaskan diri (dari)-Nya.

وَأَنَّا
لَمَّا
سَمِعْنَا
ٱلْهُدَىٰٓ
ءَامَنَّا
بِهِۦ ۖ
فَمَن
يُؤْمِنۢ
بِرَبِّهِۦ
فَلَا
يَخَافُ
بَخْسًۭا
وَلَا
رَهَقًۭا
١٣
Dan sesungguhnya ketika kami (jin) mendengar petunjuk (Alquran), kami beriman kepadanya. Maka barangsiapa beriman kepada Tuhan, maka tidak perlu ia takut rugi atau berdosa.

وَأَنَّا
مِنَّا
ٱلْمُسْلِمُونَ
وَمِنَّا
ٱلْقَـٰسِطُونَ ۖ
فَمَنْ
أَسْلَمَ
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ
تَحَرَّوْا۟
رَشَدًۭا
١٤
Dan di antara kami ada yang Islam dan ada yang menyimpang dari kebenaran. Siapa yang Islam, maka mereka itu telah memilih jalan yang lurus.

وَأَمَّا
ٱلْقَـٰسِطُونَ
فَكَانُوا۟
لِجَهَنَّمَ
حَطَبًۭا
١٥
Dan adapun yang menyimpang dari kebenaran, maka mereka menjadi bahan bakar bagi neraka Jahanam."

وَأَلَّوِ
ٱسْتَقَـٰمُوا۟
عَلَى
ٱلطَّرِيقَةِ
لَأَسْقَيْنَـٰهُم
مَّآءً
غَدَقًۭا
١٦
Dan sekiranya mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), niscaya Kami akan mencurahkan kepada mereka air yang cukup.

لِّنَفْتِنَهُمْ
فِيهِ ۚ
وَمَن
يُعْرِضْ
عَن
ذِكْرِ
رَبِّهِۦ
يَسْلُكْهُ
عَذَابًۭا
صَعَدًۭا
١٧
Dengan (cara) itu Kami hendak menguji mereka. Dan barangsiapa berpaling dari peringatan Tuhannya, niscaya akan dimasukkan-Nya ke dalam azab yang sangat berat.

وَأَنَّ
ٱلْمَسَـٰجِدَ
لِلَّهِ
فَلَا
تَدْعُوا۟
مَعَ
ٱللَّهِ
أَحَدًۭا
١٨
Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah untuk Allah. Maka janganlah kamu menyembah apa pun di dalamnya selain Allah.

وَأَنَّهُۥ
لَمَّا
قَامَ
عَبْدُ
ٱللَّهِ
يَدْعُوهُ
كَادُوا۟
يَكُونُونَ
عَلَيْهِ
لِبَدًۭا
١٩
Dan sesungguhnya ketika hamba Allah (Muhammad) berdiri menyembah-Nya (melaksanakan salat), mereka (jin-jin) itu berdesakan mengerumuninya.

قُلْ
إِنَّمَآ
أَدْعُوا۟
رَبِّى
وَلَآ
أُشْرِكُ
بِهِۦٓ
أَحَدًۭا
٢٠
Katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya aku hanya menyembah Tuhanku dan aku tidak mempersekutukan sesuatu pun dengan-Nya."