Surat An-Naml

Semut
makkah - 93 Ayat

Terjemahan dan tafsir bersumber dari Kementerian Agama Republik Indonesia.

طسٓ ۚ
تِلْكَ
ءَايَـٰتُ
ٱلْقُرْءَانِ
وَكِتَابٍۢ
مُّبِينٍ
١
Ṭā Sīn. Inilah ayat-ayat Alquran, dan Kitab yang jelas,

هُدًۭى
وَبُشْرَىٰ
لِلْمُؤْمِنِينَ
٢
petunjuk dan berita gembira bagi orang-orang yang beriman,

ٱلَّذِينَ
يُقِيمُونَ
ٱلصَّلَوٰةَ
وَيُؤْتُونَ
ٱلزَّكَوٰةَ
وَهُم
بِٱلْـَٔاخِرَةِ
هُمْ
يُوقِنُونَ
٣
(yaitu) orang-orang yang melaksanakan salat dan menunaikan zakat, dan mereka meyakini adanya akhirat.

إِنَّ
ٱلَّذِينَ
لَا
يُؤْمِنُونَ
بِٱلْـَٔاخِرَةِ
زَيَّنَّا
لَهُمْ
أَعْمَـٰلَهُمْ
فَهُمْ
يَعْمَهُونَ
٤
Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat, Kami jadikan terasa indah bagi mereka (yang buruk), sehingga mereka bergelimang dalam kesesatan.

أُو۟لَـٰٓئِكَ
ٱلَّذِينَ
لَهُمْ
سُوٓءُ
ٱلْعَذَابِ
وَهُمْ
فِى
ٱلْـَٔاخِرَةِ
هُمُ
ٱلْأَخْسَرُونَ
٥
Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksaan buruk (di dunia) dan mereka di akhirat adalah orang-orang yang paling rugi.

وَإِنَّكَ
لَتُلَقَّى
ٱلْقُرْءَانَ
مِن
لَّدُنْ
حَكِيمٍ
عَلِيمٍ
٦
Dan sesungguhnya engkau (Muhammad) benar-benar telah diberi Alquran dari sisi (Allah) Yang Mahabijaksana, Maha Mengetahui.

إِذْ
قَالَ
مُوسَىٰ
لِأَهْلِهِۦٓ
إِنِّىٓ
ءَانَسْتُ
نَارًۭا
سَـَٔاتِيكُم
مِّنْهَا
بِخَبَرٍ
أَوْ
ءَاتِيكُم
بِشِهَابٍۢ
قَبَسٍۢ
لَّعَلَّكُمْ
تَصْطَلُونَ
٧
(Ingatlah) ketika Musa berkata kepada keluarganya, "Sungguh, aku melihat api. Aku akan membawa kabar tentang itu kepadamu, atau aku akan membawa suluh api (obor) kepadamu agar kamu dapat berdiang (menghangatkan badan dekat api)."

فَلَمَّا
جَآءَهَا
نُودِىَ
أَنۢ
بُورِكَ
مَن
فِى
ٱلنَّارِ
وَمَنْ
حَوْلَهَا
وَسُبْحَـٰنَ
ٱللَّهِ
رَبِّ
ٱلْعَـٰلَمِينَ
٨
Maka ketika dia tiba di sana (tempat api itu), dia diseru, "Telah diberkahi orang-orang yang berada di dekat api, dan orang-orang yang berada di sekitarnya. Mahasuci Allah, Tuhan seluruh alam."

يَـٰمُوسَىٰٓ
إِنَّهُۥٓ
أَنَا
ٱللَّهُ
ٱلْعَزِيزُ
ٱلْحَكِيمُ
٩
(Allah berfirman), "Wahai Musa! Sesungguhnya Aku adalah Allah, Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.

وَأَلْقِ
عَصَاكَ ۚ
فَلَمَّا
رَءَاهَا
تَهْتَزُّ
كَأَنَّهَا
جَآنٌّۭ
وَلَّىٰ
مُدْبِرًۭا
وَلَمْ
يُعَقِّبْ ۚ
يَـٰمُوسَىٰ
لَا
تَخَفْ
إِنِّى
لَا
يَخَافُ
لَدَىَّ
ٱلْمُرْسَلُونَ
١٠
dan lemparkanlah tongkatmu!" Maka ketika (tongkat itu menjadi ular dan) Musa melihatnya bergerak-gerak seperti seekor ular yang gesit, larilah dia berbalik ke belakang tanpa menoleh. "Wahai Musa! Jangan takut! Sesungguhnya dihadapan-Ku para rasul tidak perlu takut,

إِلَّا
مَن
ظَلَمَ
ثُمَّ
بَدَّلَ
حُسْنًۢا
بَعْدَ
سُوٓءٍۢ
فَإِنِّى
غَفُورٌۭ
رَّحِيمٌۭ
١١
kecuali orang yang berlaku zalim yang kemudian mengubah (dirinya) dengan kebaikan setelah kejahatan (bertobat); maka sungguh, Aku Maha Pengampun, Maha Penyayang.

وَأَدْخِلْ
يَدَكَ
فِى
جَيْبِكَ
تَخْرُجْ
بَيْضَآءَ
مِنْ
غَيْرِ
سُوٓءٍۢ ۖ
فِى
تِسْعِ
ءَايَـٰتٍ
إِلَىٰ
فِرْعَوْنَ
وَقَوْمِهِۦٓ ۚ
إِنَّهُمْ
كَانُوا۟
قَوْمًۭا
فَـٰسِقِينَ
١٢
Dan masukkanlah tanganmu ke leher bajumu,1 niscaya ia akan ke luar menjadi putih (bersinar) tanpa cacat. (Kedua mukjizat ini) termasuk sembilan macam mukjizat (yang akan dikemukakan) kepada Fir'aun dan kaumnya. Mereka benar-benar orang-orang yang fasik."

فَلَمَّا
جَآءَتْهُمْ
ءَايَـٰتُنَا
مُبْصِرَةًۭ
قَالُوا۟
هَـٰذَا
سِحْرٌۭ
مُّبِينٌۭ
١٣
Maka ketika mukjizat-mukjizat Kami yang terang itu sampai kepada mereka, mereka berkata, "Ini sihir yang nyata."

وَجَحَدُوا۟
بِهَا
وَٱسْتَيْقَنَتْهَآ
أَنفُسُهُمْ
ظُلْمًۭا
وَعُلُوًّۭا ۚ
فَٱنظُرْ
كَيْفَ
كَانَ
عَـٰقِبَةُ
ٱلْمُفْسِدِينَ
١٤
Dan mereka mengingkarinya karena kezaliman dan kesombongannya, padahal hati mereka meyakini (kebenaran)nya. Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berbuat kerusakan.

وَلَقَدْ
ءَاتَيْنَا
دَاوُۥدَ
وَسُلَيْمَـٰنَ
عِلْمًۭا ۖ
وَقَالَا
ٱلْحَمْدُ
لِلَّهِ
ٱلَّذِى
فَضَّلَنَا
عَلَىٰ
كَثِيرٍۢ
مِّنْ
عِبَادِهِ
ٱلْمُؤْمِنِينَ
١٥
Dan sungguh, Kami telah memberikan ilmu kepada Dawud dan Sulaiman, dan keduanya berkata, "Segala puji bagi Allah yang melebihkan kami dari banyak hamba-hamba-Nya yang beriman."

وَوَرِثَ
سُلَيْمَـٰنُ
دَاوُۥدَ ۖ
وَقَالَ
يَـٰٓأَيُّهَا
ٱلنَّاسُ
عُلِّمْنَا
مَنطِقَ
ٱلطَّيْرِ
وَأُوتِينَا
مِن
كُلِّ
شَىْءٍ ۖ
إِنَّ
هَـٰذَا
لَهُوَ
ٱلْفَضْلُ
ٱلْمُبِينُ
١٦
Dan Sulaiman telah mewarisi Dawud,1 dan dia (Sulaiman) berkata, "Wahai manusia! Kami telah diajari bahasa burung dan kami diberi segala sesuatu. Sungguh, (semua) ini benar-benar karunia yang nyata."

وَحُشِرَ
لِسُلَيْمَـٰنَ
جُنُودُهُۥ
مِنَ
ٱلْجِنِّ
وَٱلْإِنسِ
وَٱلطَّيْرِ
فَهُمْ
يُوزَعُونَ
١٧
Dan untuk Sulaiman dikumpulkan bala tentaranya dari jin, manusia dan burung, lalu mereka berbaris dengan tertib.

حَتَّىٰٓ
إِذَآ
أَتَوْا۟
عَلَىٰ
وَادِ
ٱلنَّمْلِ
قَالَتْ
نَمْلَةٌۭ
يَـٰٓأَيُّهَا
ٱلنَّمْلُ
ٱدْخُلُوا۟
مَسَـٰكِنَكُمْ
لَا
يَحْطِمَنَّكُمْ
سُلَيْمَـٰنُ
وَجُنُودُهُۥ
وَهُمْ
لَا
يَشْعُرُونَ
١٨
Hingga ketika mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut, "Wahai semut-semut! Masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan bala tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari."

فَتَبَسَّمَ
ضَاحِكًۭا
مِّن
قَوْلِهَا
وَقَالَ
رَبِّ
أَوْزِعْنِىٓ
أَنْ
أَشْكُرَ
نِعْمَتَكَ
ٱلَّتِىٓ
أَنْعَمْتَ
عَلَىَّ
وَعَلَىٰ
وَٰلِدَىَّ
وَأَنْ
أَعْمَلَ
صَـٰلِحًۭا
تَرْضَىٰهُ
وَأَدْخِلْنِى
بِرَحْمَتِكَ
فِى
عِبَادِكَ
ٱلصَّـٰلِحِينَ
١٩
Maka dia (Sulaiman) tersenyum lalu tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa, "Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh."

وَتَفَقَّدَ
ٱلطَّيْرَ
فَقَالَ
مَا
لِىَ
لَآ
أَرَى
ٱلْهُدْهُدَ
أَمْ
كَانَ
مِنَ
ٱلْغَآئِبِينَ
٢٠
Dan dia memeriksa burung-burung lalu berkata, "Mengapa aku tidak melihat Hud-hud,1 apakah ia termasuk yang absen (tidak hadir)?