Al-Qur'an Juz 2

Terjemahan dan tafsir bersumber dari Kementerian Agama Republik Indonesia.

۞ سَيَقُولُ
ٱلسُّفَهَآءُ
مِنَ
ٱلنَّاسِ
مَا
وَلَّىٰهُمْ
عَن
قِبْلَتِهِمُ
ٱلَّتِى
كَانُوا۟
عَلَيْهَا ۚ
قُل
لِّلَّهِ
ٱلْمَشْرِقُ
وَٱلْمَغْرِبُ ۚ
يَهْدِى
مَن
يَشَآءُ
إِلَىٰ
صِرَٰطٍۢ
مُّسْتَقِيمٍۢ
١٤٢
Orang-orang yang kurang akal di antara manusia akan berkata, "Apakah yang memalingkan mereka (muslim) dari kiblat yang dahulu mereka (berkiblat) kepadanya?" Katakanlah (Muhammad), "Milik Allah-lah timur dan barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki ke jalan yang lurus."

وَكَذَٰلِكَ
جَعَلْنَـٰكُمْ
أُمَّةًۭ
وَسَطًۭا
لِّتَكُونُوا۟
شُهَدَآءَ
عَلَى
ٱلنَّاسِ
وَيَكُونَ
ٱلرَّسُولُ
عَلَيْكُمْ
شَهِيدًۭا ۗ
وَمَا
جَعَلْنَا
ٱلْقِبْلَةَ
ٱلَّتِى
كُنتَ
عَلَيْهَآ
إِلَّا
لِنَعْلَمَ
مَن
يَتَّبِعُ
ٱلرَّسُولَ
مِمَّن
يَنقَلِبُ
عَلَىٰ
عَقِبَيْهِ ۚ
وَإِن
كَانَتْ
لَكَبِيرَةً
إِلَّا
عَلَى
ٱلَّذِينَ
هَدَى
ٱللَّهُ ۗ
وَمَا
كَانَ
ٱللَّهُ
لِيُضِيعَ
إِيمَـٰنَكُمْ ۚ
إِنَّ
ٱللَّهَ
بِٱلنَّاسِ
لَرَءُوفٌۭ
رَّحِيمٌۭ
١٤٣
Dan demikian pula Kami telah menjadikan kamu (umat Islam) "umat pertengahan"1 agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Kami tidak menjadikan kiblat yang (dahulu) kamu (berkiblat) kepadanya melainkan agar kami mengetahui siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang berbalik ke belakang. Sungguh, (pemindahan kiblat) itu sangat berat, kecuali bagi orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah. Dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sungguh, Allah Maha Pengasih, Maha Penyayang kepada manusia.

قَدْ
نَرَىٰ
تَقَلُّبَ
وَجْهِكَ
فِى
ٱلسَّمَآءِ ۖ
فَلَنُوَلِّيَنَّكَ
قِبْلَةًۭ
تَرْضَىٰهَا ۚ
فَوَلِّ
وَجْهَكَ
شَطْرَ
ٱلْمَسْجِدِ
ٱلْحَرَامِ ۚ
وَحَيْثُ
مَا
كُنتُمْ
فَوَلُّوا۟
وُجُوهَكُمْ
شَطْرَهُۥ ۗ
وَإِنَّ
ٱلَّذِينَ
أُوتُوا۟
ٱلْكِتَـٰبَ
لَيَعْلَمُونَ
أَنَّهُ
ٱلْحَقُّ
مِن
رَّبِّهِمْ ۗ
وَمَا
ٱللَّهُ
بِغَـٰفِلٍ
عَمَّا
يَعْمَلُونَ
١٤٤
Kami melihat wajahmu (Muhammad) sering menengadah ke langit, maka akan Kami palingkan engkau ke kiblat yang engkau senangi. Maka hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja engkau berada, hadapkanlah wajahmu ke arah itu. Dan sesungguhnya orang-orang yang diberi Kitab (Taurat dan Injil) tahu, bahwa (pemindahan kiblat) itu adalah kebenaran dari Tuhan mereka. Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang mereka kerjakan.

وَلَئِنْ
أَتَيْتَ
ٱلَّذِينَ
أُوتُوا۟
ٱلْكِتَـٰبَ
بِكُلِّ
ءَايَةٍۢ
مَّا
تَبِعُوا۟
قِبْلَتَكَ ۚ
وَمَآ
أَنتَ
بِتَابِعٍۢ
قِبْلَتَهُمْ ۚ
وَمَا
بَعْضُهُم
بِتَابِعٍۢ
قِبْلَةَ
بَعْضٍۢ ۚ
وَلَئِنِ
ٱتَّبَعْتَ
أَهْوَآءَهُم
مِّنۢ
بَعْدِ
مَا
جَآءَكَ
مِنَ
ٱلْعِلْمِ ۙ
إِنَّكَ
إِذًۭا
لَّمِنَ
ٱلظَّـٰلِمِينَ
١٤٥
Dan walaupun engkau (Muhammad) memberikan semua ayat (keterangan) kepada orang-orang yang diberi kitab itu, mereka tidak akan mengikuti kiblatmu, dan engkau pun tidak akan mengikuti kiblat mereka. Sebagian mereka tidak akan mengikuti kiblat sebagian yang lain. Dan jika engkau mengikuti keinginan mereka setelah sampai ilmu kepadamu, niscaya engkau termasuk orang-orang zalim.

ٱلَّذِينَ
ءَاتَيْنَـٰهُمُ
ٱلْكِتَـٰبَ
يَعْرِفُونَهُۥ
كَمَا
يَعْرِفُونَ
أَبْنَآءَهُمْ ۖ
وَإِنَّ
فَرِيقًۭا
مِّنْهُمْ
لَيَكْتُمُونَ
ٱلْحَقَّ
وَهُمْ
يَعْلَمُونَ
١٤٦
Orang-orang yang telah Kami beri Kitab (Taurat dan Injil) mengenalnya (Muhammad)1 seperti mereka mengenal anak-anak mereka sendiri. Sesungguhnya sebagian mereka pasti menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui(nya).

ٱلْحَقُّ
مِن
رَّبِّكَ ۖ
فَلَا
تَكُونَنَّ
مِنَ
ٱلْمُمْتَرِينَ
١٤٧
Kebenaran itu dari Tuhanmu, maka janganlah sekali-kali engkau (Muhammad) termasuk orang-orang yang ragu.

وَلِكُلٍّۢ
وِجْهَةٌ
هُوَ
مُوَلِّيهَا ۖ
فَٱسْتَبِقُوا۟
ٱلْخَيْرَٰتِ ۚ
أَيْنَ
مَا
تَكُونُوا۟
يَأْتِ
بِكُمُ
ٱللَّهُ
جَمِيعًا ۚ
إِنَّ
ٱللَّهَ
عَلَىٰ
كُلِّ
شَىْءٍۢ
قَدِيرٌۭ
١٤٨
Dan setiap umat mempunyai kiblat yang dia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu semuanya. Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.

وَمِنْ
حَيْثُ
خَرَجْتَ
فَوَلِّ
وَجْهَكَ
شَطْرَ
ٱلْمَسْجِدِ
ٱلْحَرَامِ ۖ
وَإِنَّهُۥ
لَلْحَقُّ
مِن
رَّبِّكَ ۗ
وَمَا
ٱللَّهُ
بِغَـٰفِلٍ
عَمَّا
تَعْمَلُونَ
١٤٩
Dan dari mana pun engkau (Muhammad) keluar, hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam, sesungguhnya itu benar-benar ketentuan dari Tuhanmu. Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan.

وَمِنْ
حَيْثُ
خَرَجْتَ
فَوَلِّ
وَجْهَكَ
شَطْرَ
ٱلْمَسْجِدِ
ٱلْحَرَامِ ۚ
وَحَيْثُ
مَا
كُنتُمْ
فَوَلُّوا۟
وُجُوهَكُمْ
شَطْرَهُۥ
لِئَلَّا
يَكُونَ
لِلنَّاسِ
عَلَيْكُمْ
حُجَّةٌ
إِلَّا
ٱلَّذِينَ
ظَلَمُوا۟
مِنْهُمْ
فَلَا
تَخْشَوْهُمْ
وَٱخْشَوْنِى
وَلِأُتِمَّ
نِعْمَتِى
عَلَيْكُمْ
وَلَعَلَّكُمْ
تَهْتَدُونَ
١٥٠
Dan dari mana pun engkau (Muhammad) keluar, maka hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja kamu berada, maka hadapkanlah wajahmu ke arah itu, agar tidak ada alasan bagi manusia (untuk menentangmu), kecuali orang-orang yang zalim di antara mereka. Janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, agar Aku sempurnakan nikmat-Ku kepadamu, dan agar kamu mendapat petunjuk.

كَمَآ
أَرْسَلْنَا
فِيكُمْ
رَسُولًۭا
مِّنكُمْ
يَتْلُوا۟
عَلَيْكُمْ
ءَايَـٰتِنَا
وَيُزَكِّيكُمْ
وَيُعَلِّمُكُمُ
ٱلْكِتَـٰبَ
وَٱلْحِكْمَةَ
وَيُعَلِّمُكُم
مَّا
لَمْ
تَكُونُوا۟
تَعْلَمُونَ
١٥١
Sebagaimana Kami telah mengutus kepadamu seorang Rasul (Muhammad) dari (kalangan) kamu yang membacakan ayat-ayat Kami, menyucikan kamu dan mengajarkan kepadamu Kitab (Alquran) dan Hikmah (Sunah), serta mengajarkan apa yang belum kamu ketahui.

فَٱذْكُرُونِىٓ
أَذْكُرْكُمْ
وَٱشْكُرُوا۟
لِى
وَلَا
تَكْفُرُونِ
١٥٢
Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu.1 Bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.

يَـٰٓأَيُّهَا
ٱلَّذِينَ
ءَامَنُوا۟
ٱسْتَعِينُوا۟
بِٱلصَّبْرِ
وَٱلصَّلَوٰةِ ۚ
إِنَّ
ٱللَّهَ
مَعَ
ٱلصَّـٰبِرِينَ
١٥٣
Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.

وَلَا
تَقُولُوا۟
لِمَن
يُقْتَلُ
فِى
سَبِيلِ
ٱللَّهِ
أَمْوَٰتٌۢ ۚ
بَلْ
أَحْيَآءٌۭ
وَلَـٰكِن
لَّا
تَشْعُرُونَ
١٥٤
Dan janganlah kamu mengatakan orang-orang yang terbunuh di jalan Allah (mereka) telah mati. Sebenarnya (mereka) hidup, 1 tetapi kamu tidak menyadarinya.

وَلَنَبْلُوَنَّكُم
بِشَىْءٍۢ
مِّنَ
ٱلْخَوْفِ
وَٱلْجُوعِ
وَنَقْصٍۢ
مِّنَ
ٱلْأَمْوَٰلِ
وَٱلْأَنفُسِ
وَٱلثَّمَرَٰتِ ۗ
وَبَشِّرِ
ٱلصَّـٰبِرِينَ
١٥٥
Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar,

ٱلَّذِينَ
إِذَآ
أَصَـٰبَتْهُم
مُّصِيبَةٌۭ
قَالُوٓا۟
إِنَّا
لِلَّهِ
وَإِنَّآ
إِلَيْهِ
رَٰجِعُونَ
١٥٦
(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata "Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji'ūn" 1 (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali).

أُو۟لَـٰٓئِكَ
عَلَيْهِمْ
صَلَوَٰتٌۭ
مِّن
رَّبِّهِمْ
وَرَحْمَةٌۭ ۖ
وَأُو۟لَـٰٓئِكَ
هُمُ
ٱلْمُهْتَدُونَ
١٥٧
Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.

۞ إِنَّ
ٱلصَّفَا
وَٱلْمَرْوَةَ
مِن
شَعَآئِرِ
ٱللَّهِ ۖ
فَمَنْ
حَجَّ
ٱلْبَيْتَ
أَوِ
ٱعْتَمَرَ
فَلَا
جُنَاحَ
عَلَيْهِ
أَن
يَطَّوَّفَ
بِهِمَا ۚ
وَمَن
تَطَوَّعَ
خَيْرًۭا
فَإِنَّ
ٱللَّهَ
شَاكِرٌ
عَلِيمٌ
١٥٨
Sesungguhnya Safa dan Marwah merupakan sebagian syiar (agama) Allah.1 Maka barang siapa beribadah haji ke Baitullah atau berumrah, tidak ada dosa baginya mengerjakan sai2 antara keduanya. Dan barang siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka Allah Maha Mensyukuri, 3 Maha Mengetahui.

إِنَّ
ٱلَّذِينَ
يَكْتُمُونَ
مَآ
أَنزَلْنَا
مِنَ
ٱلْبَيِّنَـٰتِ
وَٱلْهُدَىٰ
مِنۢ
بَعْدِ
مَا
بَيَّنَّـٰهُ
لِلنَّاسِ
فِى
ٱلْكِتَـٰبِ ۙ
أُو۟لَـٰٓئِكَ
يَلْعَنُهُمُ
ٱللَّهُ
وَيَلْعَنُهُمُ
ٱللَّـٰعِنُونَ
١٥٩
Sungguh, orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan dan petunjuk, setelah Kami jelaskan kepada manusia dalam Kitab (Alquran), mereka itulah yang dilaknat Allah dan dilaknat (pula) oleh orang-orang yang melaknat,

إِلَّا
ٱلَّذِينَ
تَابُوا۟
وَأَصْلَحُوا۟
وَبَيَّنُوا۟
فَأُو۟لَـٰٓئِكَ
أَتُوبُ
عَلَيْهِمْ ۚ
وَأَنَا
ٱلتَّوَّابُ
ٱلرَّحِيمُ
١٦٠
kecuali mereka yang telah bertobat, mengadakan perbaikan dan menjelaskan(nya),1 mereka itulah yang Aku terima tobatnya dan Akulah Yang Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.

إِنَّ
ٱلَّذِينَ
كَفَرُوا۟
وَمَاتُوا۟
وَهُمْ
كُفَّارٌ
أُو۟لَـٰٓئِكَ
عَلَيْهِمْ
لَعْنَةُ
ٱللَّهِ
وَٱلْمَلَـٰٓئِكَةِ
وَٱلنَّاسِ
أَجْمَعِينَ
١٦١
Sungguh, orang-orang yang kafir dan mati dalam keadaan kafir, mereka itu mendapat laknat Allah, para malaikat dan manusia seluruhnya,