Al-Qur'an Juz 26

Terjemahan dan tafsir bersumber dari Kementerian Agama Republik Indonesia.

حمٓ
١
Ḥā Mīm.

تَنزِيلُ
ٱلْكِتَـٰبِ
مِنَ
ٱللَّهِ
ٱلْعَزِيزِ
ٱلْحَكِيمِ
٢
Kitab ini diturunkan dari Allah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.

مَا
خَلَقْنَا
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ
وَٱلْأَرْضَ
وَمَا
بَيْنَهُمَآ
إِلَّا
بِٱلْحَقِّ
وَأَجَلٍۢ
مُّسَمًّۭى ۚ
وَٱلَّذِينَ
كَفَرُوا۟
عَمَّآ
أُنذِرُوا۟
مُعْرِضُونَ
٣
Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya melainkan dengan (tujuan) yang benar dan dalam waktu yang ditentukan. Namun orang-orang yang kafir berpaling dari peringatan yang diberikan kepada mereka.

قُلْ
أَرَءَيْتُم
مَّا
تَدْعُونَ
مِن
دُونِ
ٱللَّهِ
أَرُونِى
مَاذَا
خَلَقُوا۟
مِنَ
ٱلْأَرْضِ
أَمْ
لَهُمْ
شِرْكٌۭ
فِى
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ ۖ
ٱئْتُونِى
بِكِتَـٰبٍۢ
مِّن
قَبْلِ
هَـٰذَآ
أَوْ
أَثَـٰرَةٍۢ
مِّنْ
عِلْمٍ
إِن
كُنتُمْ
صَـٰدِقِينَ
٤
Katakanlah (Muhammad), "Terangkanlah (kepadaku) tentang apa yang kamu sembah selain Allah; perlihatkan kepadaku apa yang telah mereka ciptakan dari bumi, atau adakah peran serta mereka dalam (penciptaan) langit? Bawalah kepadaku kitab sebelum (Alquran) ini atau peninggalan dari pengetahuan (orang-orang dahulu), jika kamu orang yang benar."

وَمَنْ
أَضَلُّ
مِمَّن
يَدْعُوا۟
مِن
دُونِ
ٱللَّهِ
مَن
لَّا
يَسْتَجِيبُ
لَهُۥٓ
إِلَىٰ
يَوْمِ
ٱلْقِيَـٰمَةِ
وَهُمْ
عَن
دُعَآئِهِمْ
غَـٰفِلُونَ
٥
Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang-orang yang menyembah selain Allah, (sembahan) yang tidak dapat memperkenankan (doa)nya sampai hari Kiamat dan mereka lalai dari (memperhatikan) doa mereka?

وَإِذَا
حُشِرَ
ٱلنَّاسُ
كَانُوا۟
لَهُمْ
أَعْدَآءًۭ
وَكَانُوا۟
بِعِبَادَتِهِمْ
كَـٰفِرِينَ
٦
Dan apabila manusia dikumpulkan (pada hari Kiamat), sesembahan itu menjadi musuh mereka, dan mengingkari pemujaan-pemujaan yang mereka lakukan kepadanya.

وَإِذَا
تُتْلَىٰ
عَلَيْهِمْ
ءَايَـٰتُنَا
بَيِّنَـٰتٍۢ
قَالَ
ٱلَّذِينَ
كَفَرُوا۟
لِلْحَقِّ
لَمَّا
جَآءَهُمْ
هَـٰذَا
سِحْرٌۭ
مُّبِينٌ
٧
Dan apabila dibacakan ayat-ayat Kami yang jelas kepada mereka, orang-orang yang kafir berkata, ketika kebenaran itu datang kepada mereka, "Ini adalah sihir yang nyata."

أَمْ
يَقُولُونَ
ٱفْتَرَىٰهُ ۖ
قُلْ
إِنِ
ٱفْتَرَيْتُهُۥ
فَلَا
تَمْلِكُونَ
لِى
مِنَ
ٱللَّهِ
شَيْـًٔا ۖ
هُوَ
أَعْلَمُ
بِمَا
تُفِيضُونَ
فِيهِ ۖ
كَفَىٰ
بِهِۦ
شَهِيدًۢا
بَيْنِى
وَبَيْنَكُمْ ۖ
وَهُوَ
ٱلْغَفُورُ
ٱلرَّحِيمُ
٨
Bahkan mereka berkata, "Dia (Muhammad) telah mengada-adakannya (Alquran)." Katakanlah, "Jika aku mengada-adakannya, maka kamu tidak kuasa sedikit pun menghindarkan aku dari (azab) Allah. Dia lebih tahu apa yang kamu percakapkan tentang Alquran ini. Cukuplah Dia menjadi saksi antara aku dengan kamu. Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang."

قُلْ
مَا
كُنتُ
بِدْعًۭا
مِّنَ
ٱلرُّسُلِ
وَمَآ
أَدْرِى
مَا
يُفْعَلُ
بِى
وَلَا
بِكُمْ ۖ
إِنْ
أَتَّبِعُ
إِلَّا
مَا
يُوحَىٰٓ
إِلَىَّ
وَمَآ
أَنَا۠
إِلَّا
نَذِيرٌۭ
مُّبِينٌۭ
٩
Katakanlah (Muhammad), "Aku bukanlah Rasul yang pertama di antara rasul-rasul, dan aku tidak tahu apa yang akan diperbuat terhadapku dan terhadapmu. Aku hanyalah mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku, dan aku hanyalah pemberi peringatan yang menjelaskan."

قُلْ
أَرَءَيْتُمْ
إِن
كَانَ
مِنْ
عِندِ
ٱللَّهِ
وَكَفَرْتُم
بِهِۦ
وَشَهِدَ
شَاهِدٌۭ
مِّنۢ
بَنِىٓ
إِسْرَٰٓءِيلَ
عَلَىٰ
مِثْلِهِۦ
فَـَٔامَنَ
وَٱسْتَكْبَرْتُمْ ۖ
إِنَّ
ٱللَّهَ
لَا
يَهْدِى
ٱلْقَوْمَ
ٱلظَّـٰلِمِينَ
١٠
Katakanlah, "Terangkan kepadaku, bagaimana pendapatmu jika sebenarnya (Alquran) ini datang dari Allah, dan kamu mengingkarinya, padahal ada seorang saksi dari Bani Israil1 yang mengakui (kebenaran) yang serupa dengan (yang disebut dalam) Alquran lalu dia beriman; kamu menyombongkan diri. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim."

وَقَالَ
ٱلَّذِينَ
كَفَرُوا۟
لِلَّذِينَ
ءَامَنُوا۟
لَوْ
كَانَ
خَيْرًۭا
مَّا
سَبَقُونَآ
إِلَيْهِ ۚ
وَإِذْ
لَمْ
يَهْتَدُوا۟
بِهِۦ
فَسَيَقُولُونَ
هَـٰذَآ
إِفْكٌۭ
قَدِيمٌۭ
١١
Dan orang-orang yang kafir berkata kepada orang-orang yang beriman, "Sekiranya Alquran itu sesuatu yang baik, tentu mereka tidak pantas mendahului kami (beriman) kepadanya.1 Tetapi karena mereka tidak mendapat petunjuk dengannya, maka mereka akan berkata, "Ini adalah dusta yang lama."

وَمِن
قَبْلِهِۦ
كِتَـٰبُ
مُوسَىٰٓ
إِمَامًۭا
وَرَحْمَةًۭ ۚ
وَهَـٰذَا
كِتَـٰبٌۭ
مُّصَدِّقٌۭ
لِّسَانًا
عَرَبِيًّۭا
لِّيُنذِرَ
ٱلَّذِينَ
ظَلَمُوا۟
وَبُشْرَىٰ
لِلْمُحْسِنِينَ
١٢
Dan sebelum (Alquran) itu telah ada Kitab Musa sebagai petunjuk dan rahmat. Dan (Alquran) ini adalah Kitab yang membenarkannya dalam bahasa Arab untuk memberi peringatan kepada orang-orang yang zalim dan memberi kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.

إِنَّ
ٱلَّذِينَ
قَالُوا۟
رَبُّنَا
ٱللَّهُ
ثُمَّ
ٱسْتَقَـٰمُوا۟
فَلَا
خَوْفٌ
عَلَيْهِمْ
وَلَا
هُمْ
يَحْزَنُونَ
١٣
Sesungguhnya orang-orang yang berkata, "Tuhan kami adalah Allah," kemudian mereka tetap istikamah,1 tidak ada rasa khawatir pada mereka, dan mereka tidak (pula) bersedih hati.

أُو۟لَـٰٓئِكَ
أَصْحَـٰبُ
ٱلْجَنَّةِ
خَـٰلِدِينَ
فِيهَا
جَزَآءًۢ
بِمَا
كَانُوا۟
يَعْمَلُونَ
١٤
Mereka itulah para penghuni surga, kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.

وَوَصَّيْنَا
ٱلْإِنسَـٰنَ
بِوَٰلِدَيْهِ
إِحْسَـٰنًا ۖ
حَمَلَتْهُ
أُمُّهُۥ
كُرْهًۭا
وَوَضَعَتْهُ
كُرْهًۭا ۖ
وَحَمْلُهُۥ
وَفِصَـٰلُهُۥ
ثَلَـٰثُونَ
شَهْرًا ۚ
حَتَّىٰٓ
إِذَا
بَلَغَ
أَشُدَّهُۥ
وَبَلَغَ
أَرْبَعِينَ
سَنَةًۭ
قَالَ
رَبِّ
أَوْزِعْنِىٓ
أَنْ
أَشْكُرَ
نِعْمَتَكَ
ٱلَّتِىٓ
أَنْعَمْتَ
عَلَىَّ
وَعَلَىٰ
وَٰلِدَىَّ
وَأَنْ
أَعْمَلَ
صَـٰلِحًۭا
تَرْضَىٰهُ
وَأَصْلِحْ
لِى
فِى
ذُرِّيَّتِىٓ ۖ
إِنِّى
تُبْتُ
إِلَيْكَ
وَإِنِّى
مِنَ
ٱلْمُسْلِمِينَ
١٥
Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Masa mengandung sampai menyapihnya selama tiga puluh bulan, sehingga apabila dia (anak itu) telah dewasa dan umurnya mencapai empat puluh tahun dia berdoa, "Ya Tuhanku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridai; dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai kepada anak cucuku. Sungguh, aku bertobat kepada Engkau, dan sungguh aku termasuk orang muslim."

أُو۟لَـٰٓئِكَ
ٱلَّذِينَ
نَتَقَبَّلُ
عَنْهُمْ
أَحْسَنَ
مَا
عَمِلُوا۟
وَنَتَجَاوَزُ
عَن
سَيِّـَٔاتِهِمْ
فِىٓ
أَصْحَـٰبِ
ٱلْجَنَّةِ ۖ
وَعْدَ
ٱلصِّدْقِ
ٱلَّذِى
كَانُوا۟
يُوعَدُونَ
١٦
Mereka itulah orang-orang yang Kami terima amal baiknya yang telah mereka kerjakan, dan (orang-orang) yang Kami maafkan kesalahan-kesalahannya, (mereka akan menjadi) penghuni-penghuni surga. Itu adalah janji benar yang telah dijanjikan kepada mereka.

وَٱلَّذِى
قَالَ
لِوَٰلِدَيْهِ
أُفٍّۢ
لَّكُمَآ
أَتَعِدَانِنِىٓ
أَنْ
أُخْرَجَ
وَقَدْ
خَلَتِ
ٱلْقُرُونُ
مِن
قَبْلِى
وَهُمَا
يَسْتَغِيثَانِ
ٱللَّهَ
وَيْلَكَ
ءَامِنْ
إِنَّ
وَعْدَ
ٱللَّهِ
حَقٌّۭ
فَيَقُولُ
مَا
هَـٰذَآ
إِلَّآ
أَسَـٰطِيرُ
ٱلْأَوَّلِينَ
١٧
Dan orang yang berkata kepada kedua orang tuanya, "Ah."1 Apakah kamu berdua memperingatkan kepadaku bahwa aku akan dibangkitkan (dari kubur), padahal beberapa umat sebelumku telah berlalu? Lalu kedua orang tuanya itu memohon pertolongan kepada Allah (seraya berkata), "Celaka kamu, berimanlah! Sungguh, janji Allah itu benar." Lalu dia (anak itu) berkata, "Ini hanyalah dongeng orang-orang dahulu."

أُو۟لَـٰٓئِكَ
ٱلَّذِينَ
حَقَّ
عَلَيْهِمُ
ٱلْقَوْلُ
فِىٓ
أُمَمٍۢ
قَدْ
خَلَتْ
مِن
قَبْلِهِم
مِّنَ
ٱلْجِنِّ
وَٱلْإِنسِ ۖ
إِنَّهُمْ
كَانُوا۟
خَـٰسِرِينَ
١٨
Mereka itu orang-orang yang telah pasti terkena ketetapan (azab) bersama umat-umat dahulu sebelum mereka, dari (golongan) jin dan manusia. Mereka adalah orang-orang yang rugi.

وَلِكُلٍّۢ
دَرَجَـٰتٌۭ
مِّمَّا
عَمِلُوا۟ ۖ
وَلِيُوَفِّيَهُمْ
أَعْمَـٰلَهُمْ
وَهُمْ
لَا
يُظْلَمُونَ
١٩
Dan setiap orang memperoleh tingkatan sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan, dan agar Allah mencukupkan balasan perbuatan mereka, dan mereka tidak dirugikan.

وَيَوْمَ
يُعْرَضُ
ٱلَّذِينَ
كَفَرُوا۟
عَلَى
ٱلنَّارِ
أَذْهَبْتُمْ
طَيِّبَـٰتِكُمْ
فِى
حَيَاتِكُمُ
ٱلدُّنْيَا
وَٱسْتَمْتَعْتُم
بِهَا
فَٱلْيَوْمَ
تُجْزَوْنَ
عَذَابَ
ٱلْهُونِ
بِمَا
كُنتُمْ
تَسْتَكْبِرُونَ
فِى
ٱلْأَرْضِ
بِغَيْرِ
ٱلْحَقِّ
وَبِمَا
كُنتُمْ
تَفْسُقُونَ
٢٠
Dan (ingatlah) pada hari (ketika) orang-orang kafir dihadapkan ke neraka (seraya dikatakan kepada mereka), "Kamu telah menghabiskan (rezeki) yang baik untuk kehidupan duniamu, dan kamu telah bersenang-senang (menikmati)nya; maka pada hari ini kamu dibalas dengan azab yang menghinakan, karena kamu sombong di bumi tanpa mengindahkan kebenaran, dan karena kamu berbuat durhaka (tidak taat kepada Allah)."